Kamis, 21 Oktober 2010

PO SUMBER KENCONO

Dari Jogja akan ke Surabaya paling cepet naek apa yak?
Setidaknya itu kalimat yang sellalu dilontarkan teman-teman saya ketika akan pergi ke Surabaya. Maka, saya dengan tegas dan pasti menjawab 'Sumber Kencono'. Bukan maksud saya untuk mencelakakan teman-teman saya dengan menumpang bus ini.Sudah merupakan rahasia umum jika bus ini lebih dipandang sebelah mata karena jalannya yang sering dianggap ugal-ugalan dan tidak aturan. Sejujurnya, semenjak saya mengenal bus ini, saya merasa lebih nyaman menggunakanbus ini, meskipun hanya kelas ekonomi dan paling banter ekonomi AC. Sumber Kencono memiliki tingkat kenyamanan yang lebih dibandingkan dengan bus lain dengan arah yang sama dan aura yang sangat menyenangkan.
Bus yang dimiliki Sumber Kencono sangat jelas nyaman. Dengan mesin Hino AK 8 dan didesain dengan flat deck, sehingga tidak ada tonjolan mesin di bagian depan, juga dengan kursi dengan sudut kemiringan yang sangat nyaman dan sangat pas untuk perjalanan jauh. Tidak membuat pegal dan enak untu
k dipakai tidur, maupun melek menikmati perjalanan. Juga TV LCD 21 Inch pada PO Sumber Kencono AC Ekonomi. Karoseri yang digunakan adalah Karoseri Laksana Ungaran. Sebuah karoseri yang memiliki image kuat sebagai karoseri
yang tetap anteng dan stabil jika dibawa ngebut sekalipun. Maka dari itu, jangan khawatir bila PO Sumber Kencono berjalan dengan sengebut-ngebutnya, tidak akan ada masalah berkaitan dengan keseimbangan bus dan kenyamanan penumpang.
Ciri khasnya adalah kaca depan terdapat pembatas di tengah yang membatasi kaca menjadi 2 bagian. Tujuannya katanya kalau kecelakaan dan pecah kaca tidak perlu mengganti mahal. Yang kedua yang menja
di ciri khas adalah adanya lampu taxi di bagian atas depan bus bertuliskan Sumber Kencono. Penampilannya garang dan siap menghadang para driver 'sok-sok'an yang baru belajar kemarin sore sudah berani bawa mobil dan motor di jalur luar kota.
Image bahwa kalau
naik Sumber Kencono sama dengan setor nyawa di kalangan masyarakat adalah TIDAK BENAR dan hanya sebuah komentar yang TIDAK BERDASARKAN FAKTA dan waton ngomong.
Nyatanya, selama hampir 7 tahun ini, saya selalu mengandalkan jasa PO Sumber Kencono baik untuk jarak dekat (Jogja-Solo, Jogja-Madiun) maupun jarak jauh (Surabaya-Jogja) saya tetap baik-baik saja dan tubuh saya tetap utuh seperti sedia kala. Maka, jangan komentar sebelum merasakan dan mengalami semuanya sendiri.
Sedangkan anggapan bahwa PO Sumber Kencono selalu salah jika menabrak sepeda motor di jalan, saya ingin mengajak Anda untuk membawa mobil sendiri melewati jalur sepanjang Bungurasih (Surabaya)-Mojoagung, Nganjuk-Saradan, dan Caruban-Sragen. Yang terjadi Anda menjadi tergila-gila karena pengendara sepeda motor di daerah itu sangat ngawur dalam hal berkendaranya. Image daerah ini banyak pengendara sepeda motor yang ngawur sudah menjadi rahasia umum bagi setiap sopir antar kota yang sering melewati daerah ini. Jadi, jangan selalu salahkan bus.
Pilihan model dan fasilitas? Ada yang kelas ekonomi full angin cendelo. Dengan mesin AK lama dan AK 8 yang terbaru. Untuk AK 8 speed yang pernah tercapai adalah hampir 130 km/j di Jalan Solo saat tengah malam. Untuk AK lama kurang tahu karena rata-rata speedo sudah mati. Karoseri yang tersedia adalah Laksana Comfort, Laksana Sprinter, Laksana Panorama DX, Laksana Panorama II dan III (sepertinya armada ini sudah tidak jalan lagi), dan Laksana khusus Sumber Kencono. Ada juga yang bermesin Dong Feng keluaran Cina. Untuk speed boleh juga. Untuk mencapai 120 km/j hanya butuh beberapa detik saja, tidak sampai 4 menit. Untuk mesin Dong Feng ini hanya dijalankan ketika musim liburan.
Sedangkan untuk Ekonomi AC atau sering disebut ATB, terdapat karoseri Laksana Nucleus, Laksana Nucleus 3, dan Laksana Legacy. Untuk interior paling mewah masih dipegang oleh Laksana Legacy, dengan LCD 21 Inch dan lampu yang romantis menambah nyaman perjalanan. Bermesin Hino AK 8, namun larinya masih kalah dengan yang non AC karena mesin terbeban AC.
Tarif? Jangan tanya kalau ini tarif termurah dan lebih murah dari transportasi apapun dilihat dari fasilitasnya. Cukup Rp 38.000,00 tanpa KL (kartu Langganan) dan Rp 34.000,00 dengan Kartu Langganan. Tarif paling murah untuk transportasi ke Surabaya saat ini adalah kereta api dengan tarif ekonomi Rp 28.000,00. Tapi, lihat dulu fasilitasnya. Sumber Kencono sudah ber AC, ada LCD nya, pengamen jarang ada yang masuk, Kru yang ramah, dan tarif yang sesuai. Jadi, buat apa takut dan tidak mau naik Sumber Kencono?

1 komentar:

  1. prima_alap-alap7 Mei 2011 01.45

    Kangen aku sma liukan sk....rasanya sangat disayangkan jika melewatkan sedetikpun dengan Sk...

    BalasHapus